Showing posts with label engineering. Show all posts
Showing posts with label engineering. Show all posts

Tuesday, 17 January 2017

Oil and Gas Investment Services in Indonesia


Oil and Gas  Services Investment in the Street HR Rasuna Said Kav. B-5 Plaza Migas Centris Building  First Floor, Jakarta - Indonesia. The Services as follow :
  • Oil and Gas Investment Promotion
  • Working Area Deals
  • Oil and Gas Information Services
  • Recommended Licensing Services and Oil and Gas 
Oil and Gas is a natural resource that is highly strategic for Indonesia, not only as a supplier of fuel and raw materials industry in the country,  but also a mainstay source of revenue and foreign exchange. 
Upstream oil and gas can not be separated from the national regulations regarding state ownership of oil and gas resources.

Upstream oil and gas is divided into three stages, namely the pre KKS (cooperation contract), KKS and KKS post. The scope of activities in pre-KKS stages including the general survey activities in order to obtain the geological technical data for new working area deals.

The next stage is the stage of the PSC (after the signing of KKS), exploration activities to find oil and gas reserves and exploitation carried out by the contractor at this stage. The last stage is the cooperation contract expires or backup is not economical to exploit again, so that the working area can be offered again by the government as a new work area.
 
The Indonesian government has adopted a program to increase production of oil and gas as follows:

1. Efforts to increase production from existing fields

2. Accelerate the production of new field

3. Increasing the number / status of oil and gas reserves

4. Intensification of exploration

5. Offer the working area

6. Signing of the cooperation contract and implementation of the pilot CBM projectCBM
 


UPSTREAM OIL AND GAS LICENSING

1. Permits Joint Study Agreement.

2. Permit General Survey

3. Permits Survey Work Area to Foreign Oil and Gas and Coal Bed Methane (CBM)

4. Approval of Use of Data Results Activity General Survey, Exploration and Coal Bed Methane (CBM)

5. Approval of Delivery (Export) Data Results Activity General Survey, Exploration and Coal Bed Methane (CBM) Abroad

6. Recommendations The use of the Work Area for Activity Other Activity

7. Approval Pemroduksian Petroleum in Old Wells

8. Permit Use of Data Exploitation of Oil and Gas

9. Recommendations Export Oil and Gas Upstream Oil and Gas Results

10. Joint Evaluation Agreement / Joint Study of Coal Bed Methane

11. Approval of the Joint Evaluation / Joint Study of Non-Conventional

12. Services offers non-conventional oil and gas working areas
 



DOWNSTREAM BUSINESS

1. Licensing Commerce Oil and Gas

2. Recommendations of exports and imports of oil and gas

3. The business license transport of oil / fuel / processed

4. Permit LPG transportation

5. Permit CNG transportation

6. The business license transporting natural gas through pipelines

7. Approval of the Development and Operation of Gas Pipeline for the Benefit Alone

8. The business license of storage of petroleum, oil and processed products

9. Permit storage of natural gas, CNG (CNG), LPG, LNG

10. The petroleum processing business license

11. Permission natural gas processing business

12. Business License Processing Processed

13. Recommendation importer producers (IP) Lubricants

14. Consideration written Fabrication lubricant, lubricant packaging, and processing used oil
 
more detail please visit the official website

Short Feasibility Study for a Integrated Bojonegoro Hospital

Executive Summary
Ilustrasi 1
Bojonegoro (perbatasan dengan Jawa Tengah) merupakan bagian dari Blok Cepu, salah satu sumber deposit minyak dan gas bumi terbesar di Indonesia. Beberapa perusahaan yang mengelola sumber daya alam di Bojonegoro adalah Mobil Cepu Ltd. (MCL) dan Ampolex (Cepu) Pte. Ltd., keduanya adalah anak perusahaan Exxon Mobil Corporation, PT Pertamina EP Cepu, dan 4 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Untuk dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja serta membangkitkan gairah perekononomian Bojonegoro (Jawa Timur), maka dibutuhkan sarana penunjang seperti halnya Rumah Sakit, hotel dan mall dengan memiliki standar yang tinggi disertai sumber energy yang terbarukan,

Konsep Bojonegoro Hospital Integrated Building

selain membantu Pemerintah dalam menyediakan fasos fasum, pembangunan rumah sakit terpadu Bojonegoro ini dapat mengairahkan minat investasi pada segmen yang lainnya.




Economic Overview Of Jawa Timur

Jawa Timur memiliki wilayah terluas di antara 6 provinsi di Pulau Jawa, dan memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia.  Jawa Timur dikenal sebagai pusat Kawasan Timur Indonesia, dan memiliki signifikansi perekonomian yang cukup tinggi, yakni berkontribusi 14,85%  terhadap Produk Domestik Bruto nasional.

Jawa Timur memiliki sejumlah industri besar, di antaranya galangan pembuatan kapal terbesar di Indonesia  PT PAL di Surabaya, industri perlengkapan tempur PT Pindad di Malang, industri besar kereta api terbesar di Asia Tenggara PT INKA di Madiun,  pabrik kertas (PT Tjiwi Kimia di Tarik-Sidoarjo, PT Leces di Probolinggo), pabrik rokok ( Wismilak di Surabaya Gudang Garam di Kediri, Sampoerna di Surabaya, dan Pasuruan, serta Bentoel di Malang).

Ilustrasi 2
=Di Gresik terdapat Semen Gresik, dan PT Petrokimia Gresik. Di Tuban terdapat  pabrik Semen terbesar di Indonesia yaitu Semen Indonesia (ex Semen Gresik), dan Semen Holcim serta Kawasan Kilang Petrokimia.  Pemerintah telah menetapkan 12 kawaan industri estate, di antaranya Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) di Surabaya, Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan, Madiun Industrial Estate Balerejo (MIEB) di kabupaten Madiun, Ngoro Industrial Park (NIP) di Kabupaten Mojokerto, Kawasan Industri Jabon di Kabupaten Sidoarjo, serta Lamongan Integrated Shorebase (LIS) di Kabupaten Lamongan.
Lokasi Strategis Untuk Rumah Sakit Integrated Bojonegoro










Monday, 16 January 2017

Mengenal Dialux sebagai software analisa penghematan energi pencahayaan


Dialux adalah The software standard for calculating Lighting Layout, untuk melakukan perhitungan pencahayaan pada area baik itu didalam ruangan atau pun diluar ruangan sebagai contoh, Rumah, Gedung, Lapangan, Pelabuhan dll. Untuk membantu seoarang engineer maka dibutuhkan software Dialux untuk dapat memperhitungkan kebutuhan Lux pada area area yang ditentukan. 

Contoh kasus:
dialux render
Sebuah ruangan perkantoran yang berukuran 20m x 15m menggunakan 100 unit Lampu TL 40 Watt, saat ini Manajer Kantor ingin menghemat konsumsi Listrik dengan menggantikan Lampu TL Konvensional dengan LED, berapa unitkah Lampu LED yang dibutuhkan serta berapa lux yang dibutuhkan untuk menerangi ruangan perkantoran tersebut ????

Untuk menjawab pertanyaan diatas, maka dibutuhkan beberapa hal sebagai berikut ;
- Software Dialux untuk analisa 
- Files IES atau ULD dari masing masing produk lampu yang akan digunakan
- Seorang engineer untuk melakukan perhitungan tersebut
Analisa Pencahayaan

Saat ini dengan kebutuhan energi yang terus meningkat, maka seorang engineer memiliki tantangan baru yaitu harus dapat mereduksi konsumsi energi pada gedung perkantoran, Pabrik, Lapangan Terbang dsb. karena menjadi beban Perusahaan jika konsumsi energi dibiarkan begitu saja. 

Tentunya dialux software dapat membantu seseorang untuk dapat memperhitungkan penghematan energi tanpa harus mengurangi besarnya LUX yang dibutuhkan, dan hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Individual atau Perusahaan untuk dapat terus melakukan penghematan energi disegala bidang.

Monday, 13 June 2016

Implementasi Thermoelectric di Indonesia

Informasi dari wikipedia adalah, "Termoelektrik adalah suatu perangkat yang dapat mengubah energi kalor (perbedaan temperatur) menjadi energi listrik secara langsung. Selain itu, termoelektrik juga dapat mengkonversikan energi listrik menjadi proses pompa kalor/refrigerasi.

Teknologi termoelektrik adalah teknologi yang bekerja dengan mengkonversi energi panas menjadi listrik secara langsung (generator termoelektrik), atau sebaliknya, dari listrik menghasilkan dingin (pendingin termoelektrik). Untuk menghasilkan listrik, material termoelektrik cukup diletakkan sedemikian rupa dalam rangkaian yang menghubungkan sumber panas dan dingin. Dari rangkaian itu akan dihasilkan sejumlah listrik sesuai dengan jenis bahan yang dipakai. Perangkat modul termoelektrik yang dijual biasanya berbentuk plat tipis. Salah satu termoeletrik yang dapat dengan mudah kita dapatkan berukuran 40 mm x 40 mm dengan ketebalan 3 mm dan terdapat dua buah kabel (biasanya merah dan hitam). Jika di antara kedua permukaan termoelektrik terapat perbedaan temperatur maka tegangan listrik dihasilkan dan tegangan tersebut dapat kita ukur melalui dua kabel termoeletrik dengan menggunakan voltmeter. Jika perbedaan temperatur cukup besar, maka termoelektrik dapat menghidupkan sebuah lampu LED kecil. Listrik yang dihasilkan pada thermoelectric generator adalah listrik searah (DC).

 
contoh thermoelectric bekerja

Bersambung....